Tayangan adzan maghrib yang ada di beberapa televisi memang menjadi tayangan yang paling ditunggu-tunggu oleh pemirsa televisi setiap harinya. Oleh karena itu, tak salah jika lantas kemudian anggota DPR, Roy Suryo menilai tak etis adanya sebuah tayangan adzan Maghrib yang menyelipkan sebuah iklan.
"Selaku anggota Komisi-1 DPR PokJa Penyiaran, saya menyatakan tidak etis adanya adzan Maghrib yang jelas-jelas disisipi Iklan di TV One," ujar Roy.
Dengan adanya iklan dalam adzan magrib itu, Roy pun meminya kepada Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) memberikan teguran.
"Selayaknya KPI memberikan teguran hal tersebut, karena tayangan adzan sudah seharusnya murni dari Komersialisasi, kecuali sebelum atau sesudahnya," ujar Roy lagi.
Roy pun menjelaskan bentuk iklan yang diselipkan di tayangan adzan magrib yang memang sudah pasti banyak ditunggu itu.
"Ada scene yang lebih vulgar lagi, logo Daihatsu Sirion-nya di-CloseUp dan bahkan mobil di-shoot exterio dan interior, plus ada dealer mobilnya. Sayang sekali, komersialisasi adzan," pungkasnya
Berita Populer
-
Setelah dilakukan pencarian selama 4 hari, Daniel Bobis (32), peselancar asal Long Island, New York, Amerika Serikat (AS) ditemukan. Bobis d...
-
Menurut data CheckFacebook per 26 Juli 2011, pengguna Facebook asal Indonesia telah mencapai 39.193.980 pengguna, atau mencapai 5,5 persen d...
-
Direktur Lalulintas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Royke Lumowa, memprediksi tahun 2014 Jakarta akan macet total. Ini bisa terjadi selama...
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


0 komentar:
Post a Comment